5 Perusahaan Besar yang Beralih ke Sistem Work From Home

Sebagian besar perusahaan yang ada di seluruh dunia sudah pernah menerapkan kebijakan kerja Work From Home selama pandemi terjadi. Setelah menjalaninya selama periode yang panjang, banyak dari perusahaan tersebut yang mulai menyadari bahwa sistem kerja ini merupakan sistem kerja masa depan.

Mereka dapat merasakan beberapa manfaat dari sistem kerja ini mulai dari fleksibilitas kerja, mempunyai lebih banyak waktu dengan keluarga, dan masih banyak lagi. Melihat beberapa keuntungan tersebut, banyak perusahaan yang pada akhirnya memutuskan untuk tetap menerapkan sistem kerja Work From Home untuk jangka panjang. Tidak terkecuali perusahaan-perusahaan besar di dunia seperti berikut :

1. Twitter

Twitter sudah menginformasikan bahwa staff mereka dapat bekerja dari rumah dengan jangka waktu panjang jika mereka mau. Mereka juga mengatakan bahwa staf akan memperoleh izin untuk WFH selamanya.

Keputusan tersebut diambil setelah Twitter melihat bahwa sistem kerja tersebut sudah sukses mereka jalankan selama masa pandemi berlangsung. Meskipun demikian, Twitter mengungkapkan bahwa mereka akan selalu terbuka dengan hangat dan ramah untuk menerima karyawan kembali bekerja di kantor.

2. Facebook

Siapa yang tidak kenal Facebook? Perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini mengoperasikan salah satu social media terbesar di dunia.

Setelah Twitter mengumumkan bahwa mereka mengizinkan tenaga kerjanya untuk bekerja dari jarak jauh secara permanen, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan bahwa mereka juga akan melakukan langkah yang sama. Mark Zuckerberg mengatakan jika sebanyak 50 % dari 45.000 orang tenaga kerja perusahaannya akan memperoleh izin untuk bekerja dengan sistem WFH dalam lima hingga 10 tahun ke depan. Meskipun demikian, jumlah tersebut masih menjadi angka perkiraan saja.

3. Dropbox

Perusahaan penyimpanan cloud Dropbox mengumumkan bahwa mereka juga akan mengizinkan semua karyawan untuk bekerja dari rumah dalam jangka panjang. Perubahan ini dilakukan setelah survei internal mereka menghasilkan informasi bahwa hampir 90% pekerja Dropbox menjadi lebih produktif ketika bekerja di rumah.

Dropbox menginformasikan bahwa sistem kerja WFH tersebut tidak akan langsung dilakukan 100 %. Mereka akan melakukannya secara bertahap sambil mendesain ulang sistem kerja mereka secara mendasar.

4. Salesforce

Salesforce telah mengatakan bahwa “9-to-5 workday is dead”. Mereka akan memberikan 3 cara baru bagi karyawan untuk bekerja, yaitu flexible attendance dengan beberapa kali datang ke kantor, bekerja sepenuhnya dari rumah, atau bekerja dari kantor. Kebijakan ini diberlakukan setelah mereka melihat hasil survey bahwa setengah dari karyawan mereka hanya ingin datang ke kantor selama beberapa kali saja dalam sebulan.

5. Microsoft

Perusahaan besar selanjutnya yang menerapkan sistem work from home secara permanen adalah Microsoft. Kepala staf Microsoft, mengatakan bahwa pandemi telah menantang kita untuk dapat terus berfikir, hidup, dan bekerja dengan cara baru. Oleh karena itu, perusahaan Microsoft akan mengizinkan gaya kerja baru namun tetap memastikan bahwa karyawan tetap menjalankan office culture dengan baik.

Saat ini memang sudah semakin banyak perusahaan yang mengaplikasi sistem kerja dari rumah ini. Untuk menjaga kedisiplinan karyawan yang bekerja dari jarak jauh tentu perusahaan tersebut akan mempergunakan aplikasi absensi online untuk karyawan & absensi perusahaan. WFH sudah menjadi sistem kerja masa depan. Apakah Anda tertarik untuk bekerja dengan sistem kerja ini untuk jangka panjang ?

Tinggalkan Balasan