Enter your keyword

Komponen dan Cara Kerja Generator Genset

Komponen dan Cara Kerja Generator Genset

Komponen dan Cara Kerja Generator Genset – Generator adalah peralatan yang berguna yang memasok tenaga listrik selama pemadaman listrik dan mencegah gangguan operasional suatu bisnis, misalnya anda bisnis laundry, dengan adanya pemadaman listrik tentus bisnis anda terganggu bukan ? Generator tersedia dalam beragam jenis konfigurasi listrik, fisik dan bahan bakar yang berbeda untuk digunakan dalam aplikasi yang berbeda. Pada pembahasan berikut, kita akan membahas bagaimana fungsi generator, komponen utama generator, dan bagaimana generator beroperasi sebagai sumber tenaga listrik sekunder / cadangan dalam aplikasi perumahan, industri dan dunia usaha

 

Bagaimana cara kerja generator?

Generator listrik adalah perangkat yang mengubah energi mekanik yang diperoleh dari sumber eksternal misalnya bensin, solar, dan gan menjadi energi listrik sebagai outputnya.Penting untuk dipahami bahwa generator sebenarnya tidak ‘menciptakan’ energi listrik. Sebagai gantinya, ia menggunakan energi mekanis yang dipasok dari bensin, solar dan gas tersebuit untuk membuat pergerakan muatan listrik yang ada di kawat gulungannya dan di alirkan melalui sirkuit listrik eksternal. Nah aliran listrik hasil dari genset ini akan di gunakan untuk mensuplai aliran listrik ke rumah tangga, atau industri. Mekanisme ini dapat dipahami dengan menganalogikan generator pompa air yang menyemprotkan aliran air namun sebenarnya pompa tersebut tidak ‘menciptakan’ airGenerator modern bekerja berdasarkan teori prinsip induksi elektromagnetik yang ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831 hingga 1832. Faraday menemukan bahwa aliran muatan listrik dapat diinduksi dengan menggerakkan konduktor listrik, seperti kawat yang berisi muatan listrik, di medan magnet. Adanya Gerakan ini menciptakan perbedaan tegangan antara dua ujung kawat atau konduktor listrik, yang pada akhirnya akan menghasilkan adanya aliran muatan listriksehingga menghasilkan arus listrik.

 

Komponen utama generator

 

Komponen dan Cara Kerja Generator Genset

Komponen utama generator listrik dapat diklasifikasikan secara luas sebagai berikut (lihat ilustrasi di atas):

 

(1) Engine / mesin

(2) Alternator

(3) Fuel System / sistem bahan bakar

(4) Voltage Regulator

(5) Cooling and Exhaust Systems / Sistem Pendinginan dan Pengeluaran

(6) Lubrication System / Sistem Pelumasan

(7) Battery Charger

(8) Control Panel

(9) Main Assembly / Frame

 

  1. Engine / Mesin

Mesinnya adalah input sumber energi mekanik ke generator. Ukuran mesin berbanding lurus dengan output daya maksimum yang dapat dihasilkan oleh generator. Ada beberapa faktor yang perlu diingat saat menilai mesin generator Anda. Pabrikan mesin harus mengkonfirmasi kepada konsumen mengenai spesifikasi mesin, jam maximal operasional serta jadwal perawatan mesin.

 

 

Berdasarkan Jenis Bahan Bakar yang Digunakan – Mesin generator atau genset menggunakan berberapa macam bahan bakar seperti diesel, bensin, propana (dalam bentuk cair atau gas), atau gas alam. Mesin yang lebih kecil biasanya beroperasi dengan bensin sementara mesin yang lebih besar beroperasi dengan diesel, propana cair, gas propana, atau gas alam. Mesin tertentu juga dapat beroperasi pada dua jenis bahan bakar misalnya diesel dan gas yang biasa di sebut bi-fuel.

 

  1. Alternator

Alternator, yang juga dikenal sebagai ‘genhead’, adalah bagian dari generator yang menghasilkan output listrik dari input mekanis yang dipasok oleh mesin. Bagian Ini berisi kumpulan bagian stasioner dan bagian yang bergerak yang terbungkus dalam frame. Komponen komponen tersebut bekerja sama untuk menyebabkan terjadinua pergerakan relatif antara medan magnet dan listrik, yang pada gilirannya menghasilkan arus listrik.

Komponen dan Cara Kerja Generator Genset

  1. Fuel System / Sistem bahan bakar

Tangki bahan bakar biasanya memiliki kapasitas yang cukup untuk menjaga generator tetap beroperasi rata-rata 6 sampai 8 jam. Dalam kasus untuk unit generator kecil, tangki bahan bakar adalah bagian dari alas selip generator atau dipasang di atas bingkai generator. Untuk aplikasi komersial, diperlu pemasangan tangki bahan bakar eksternal.

 

  1. Regulator tegangan

Sesuai namanya, komponen ini mengatur tegangan keluaran generator.

 

 

  1. Sistem Pendingin & Pembuangan

 

Sistem Pendingin

Penggunaan generator secara terus-menerus menyebabkan berbagai komponennya memanas. Sangat penting untuk memiliki sistem pendingin dan ventilasi untuk menarik panas yang dihasilkan dalam proses.

Air mentah / air tawar terkadang digunakan sebagai pendingin untuk generator, namun ini sebagian besar terbatas pada situasi spesifik seperti generator kecil di aplikasi kota atau unit dengan kapasitas daya 2.250 kW atau yang lebih tinggi. Hidrogen kadang-kadang digunakan sebagai pendingin untuk generator besar yang mempunyai unit gulungan stator, karena lebih efisien dalam menyerap panas daripada pendingin lainnya. Hidrogen menghilangkan panas dari generator dan memindahkannya melalui alat penukar panas ke sirkuit pendingin sekunder yang mengandung air de-mineral sebagai pendingin. Inilah sebabnya mengapa generator yang sangat besar dan pembangkit listrik kecil sering memiliki menara pendingin besar di sampingnya. Untuk semua aplikasi umum lainnya, baik perumahan maupun industri, radiator dan kipas standar dipasang pada generator dan berfungsi sebagai sistem pendingin utama.

Penting untuk memeriksa sistem pendinginan generator setiap hari. Sistem pendingin dan pompa air harus dimurnikan setiap 600 jam dan alat penukar panas harus dibersihkan setiap 2.400 jam seteleh pengoperasian generator. Generator harus diletakkan di tempat terbuka dan berventilasi yang memiliki cukup pasokan udara segar. National Electric Code (NEC) menginstruksikan bahwa ruang minimal 3 kaki atau 100 cm harus di kosongkan di semua sisi generator untuk memastikan adanya aliran udara segar di sekitarnya

 

Sistem pembuangan

Asap knalpot yang dipancarkan oleh generator sama seperti knalpot dari mesin diesel atau gasonline lainnya dan mengandung bahan kimia beracun yang perlu ditangani dengan benar. Oleh karena itu, penting untuk memasang sistem pembuangan yang memadai untuk membuang gas buang tersebut.Pipa knalpot biasanya terbuat dari besi tuang, besi tempa, atau baja. Bagian ini perlu berdiri bebas dan tidak boleh berada di dekat mesin generator. Pipa knalpot biasanya menempel pada mesin dengan menggunakan konektor fleksibel untuk meminimalkan getaran dan mencegah kerusakan pada sistem pembuangan generator.

Pipa knalpot di arahkan ke luar ruangan dan mengarah menjauh dari pintu, jendela dan bagian lain dari rumah atau bangunan yang penting harus mengarah ke tempat yang tidak tertutup. Anda harus memastikan bahwa sistem pembuangan generator Anda tidak terhubung dengan peralatan lainnya. Anda juga harus berkonsultasi dengan peraturan kota setempat untuk menentukan apakah operasi generator Anda perlu mendapat persetujuan dari pihak berwenang atau tidak, karena beberapa tipe genset hasil pembuangannya menghasilkan polusi yang tidak sehat.

 

  1. Sistem Pelumas / Lubricating System

Karena generator terdiri dari bagian yang bergerak terutama pada mesinnya, diperlukan sistem pelumasan untuk memastikan daya tahan dan kelancaran operasi dalam jangka waktu yang lama. Mesin generator dilumasi dengan minyak yang tersimpan di pompa. Anda harus memeriksa tingkat minyak pelumas setiap 8 jam setelah genset di gunakan. Anda juga harus memeriksa kebocoran pelumas dan mengganti oli pelumas setiap 500 jam setelah genset di gunakan

7.Battery Charger

8. Panel kendali

Bagian dari generator yang digunakan untuk mengendalikan genset tersebut. Artikel berikut memberikan rincian lebih lanjut mengenai panel kontrol generator. Masing masing Produsen memiliki beragam fitur yang berbeda di panel kontrol unitnya. Beberapa di antaranya adalah :

Electric start and shut-down : secara otomatis menghidupkan generator Anda saat pemadaman listrik, pantau generator saat beroperasi, dan matikan unit secara otomatis bila tidak diperlukan lagi. Alat pengukur mesin – Alat pengukur yang berbeda menunjukkan parameter penting seperti tekanan oli, suhu pendingin, voltase baterai, kecepatan putaran mesin, dan lama operasi. Pengukuran dan pemantauan konstan dari parameter ini memungkinkan penghentian generator terpasang pada saat semua tingkat ambang batas masing-masing.Generator gauges – Panel kontrol juga memiliki bagian untuk pengukuran arus keluaran dan tegangan, dan frekuensi operasi. Kontrol lainnya – saklar frekuensi, dan saklar kontrol mesin (mode manual, mode otomatis) dan lain lain

  1. Frame

Semua genset, portabel atau stasioner, memiliki frame yang disesuaikan dengan genset tersebut untuk alasan keamanan dan agar genset lebih kuat dari hal hal fisik, misalnya tidak sengaja terkena genteng saat pemasangan.

Setelah membaca artikel ini semoga anda semakin paham dengan Komponen dan Cara Kerja Generator Genset, apabila ada yang ingin ditanyakan silahkan saja untuk menulis pertanyaan tersebut melalui kolom komentar pada bagian bawah. Ingin mendapatkan produk genset terbaik ? Hubungi kami sekarang, karena kami jual genset dengan produk terbaik dan harga yang sangat terjangkau.

 

Kami juga merupakan Distributor genset di area surabaya , Kami Jual Genset di Surabaya dengan Harga yang murah terjangkau serta bergarasi. Bagaimana? tertarik order genset di kami ? kunjungi web kami di https://rajawalindo.com/

 

 

No Comments

Post a Comment

Your email address will not be published.

four × one =